Rejoso, Pasuruan — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kecamatan Rejoso menggelar pengajian rutin yang diikuti oleh seluruh perwakilan desa/kelurahan di wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung setiap bulan ini menjadi salah satu agenda utama TP PKK Kecamatan Rejoso dalam membina keluarga yang berakhlak mulia, religius, dan harmonis. Pengajian ini juga merupakan wadah pembinaan rohani sekaligus ajang konsolidasi program kerja antar TP PKK desa.
Menghidupkan Semangat Keagamaan
Pengajian rutin kali ini digelar di [sebutkan lokasi jika ada, misalnya Balai Desa/Kantor Kecamatan], pada [sebutkan tanggal kegiatan], dengan menghadirkan penceramah Ustadz/Ustadzah [nama narasumber jika ada], yang membawakan tema "Peran Perempuan dalam Membangun Keluarga Sakinah".
Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya peran ibu dalam mendidik generasi yang berakhlak, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan terasa kental sepanjang acara berlangsung.
Menyatukan Visi PKK
Camat Rejoso, [sebutkan nama jika ada], dalam sambutannya mengapresiasi konsistensi para kader PKK dalam mengikuti kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa selain sebagai ajang ibadah, pengajian ini juga menjadi media untuk memperkuat sinergi dalam menyukseskan 10 Program Pokok PKK.
"Dengan semangat kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan yang religius, harmonis, dan sejahtera," ujar beliau.
Ketua TP PKK Kecamatan Rejoso, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus berjalan dengan baik dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan keluarga dan masyarakat.
Harapan dan Rencana Ke Depan
Selain pengajian, kegiatan ini juga diisi dengan musyawarah ringan antar anggota PKK mengenai kegiatan sosial berikutnya, seperti pelatihan keterampilan, kunjungan sosial, dan program kesehatan keluarga. Dengan rutinitas ini, diharapkan TP PKK tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam membentuk masyarakat yang madani.